MAKANAN ENAK BERKUALITAS TETAPI TETAP TERJANGKAU HARGANYA

UTAMI FROZEN FOOD

 

Utami Frozen Food merupakan salah satu kuliner dari UMKM kuliner dari Desa Lengkong Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung yang memproduksi makanan beku dan juga makanan cepat saji yang diproduksi sendiri. Usaha ini didirikan oleh Ibu Sendi Widi Utami pada tahun 2019. Tujuan utama didirikannya usaha frozen food ini yaitu ingin berdikari berkreasi yang menghasilkan uang untuk pribadi, lalu berkembang menciptakan lapangan usaha kuliner yang diutamakan untuk ibu rumah tangga agar dapat menghasilkan uang untuk kelangsungan hidup keluarga. Saat ini Utami Frozen Food masih berkembang dengan memperbanyak menu dan memiliki 3 reseller yang aktif. Selain menjual produk buatan, Utami Frozen Food juga menjual produk dari brand lain.

 

Utami food frozen mempunyai visi misi sebagai berikut :

 - Visi

Mendahulukan kepuasan konsumen dengan menghadirkan produk yang memiliki kualitas terbaik di kelas

- Misi

1.   Membuka lapangan usaha untuk ibu rumah tangga agar dapat menghasilkan uang untuk keluarga pribadinya

2.   Memperbanyak menu agar dapat memperbesar cakupan konsumer

3.   Menambah reseller

4.   Memperluas usaha dengan mengirimkan produk ke luar pulau jawa

 

Menurut saya, model bisnis yg dapat diaplikasikan ke UMKM Utami Frozen Food adalah Target the poor dan No frills

Target the poor:

Penjualan tidak menargetkan pembeli yang mempunyai status ekonomi atas, sehinggga hanya menargetkan dasar piramida konsumen. Perusahaan mendapat keuntungan dari setiap produk terjual. Karena produk yang dijual UMKM Utami Frozen Food memiliki konsumen rata-rata orang dewasa yang sudah mengerti cara mengatur keuangan, memberikan harga yang tinggi akan menghilangkan kebanyakan konsumen.

No frills:

Nilai penciptaan hanya berfokus pada apa yang perlu diberikan atas dasar nilai utama produk tersebut, produk dibuat sebasis mungkin dari orisinalitasnya. Karena produk yang dijual merupakan jajanan lokal yang kebanyakan pembeli sudah mengetahui dan memiliki ekspektasi akan bagaimana rasa produknya, terlalu banyak memberikan perubahan akan berdampak kehilangan konsumen yang membeli berdasar apa produk tersebut, bukan bagaimana rasa produk tersebut


INFOGRAFIS

SOURCE BY MARSHAL P Y & ALTHAFO Z C


 

POSTER INFORMING

SOURCE BY MARSHAL P Y & ALTHAFO Z C

 

POSTER PERSUADING

SOURCE BY MARSHAL P Y & ALTHAFO Z C

Komentar